Hari Terakhir Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Siapkan Perpanjangan 17 Sep 2026 Jamsostek Award 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja di Jawa Barat 17 Sep 2026 Abdul Azis Sefudin Tekankan Solidaritas untuk Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman 17 Sep 2026 VISI | Pemberhentian 17 Sep 2026 Buntut Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Diberhentikan Sementara 17 Sep 2026 Update Ranking Liga Indonesia Usai Persib Kalahkan FC Seoul 17 Sep 2026 Timnas U20 Indonesia Gelar TC di China Jelang Piala Asia 2027 17 Sep 2026 Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp17.753 per Dolar AS 17 Sep 2026 Soal Usulan Parliamentary Threshold 5%, PAN Ingatkan Perbaikan Kualitas Pemilu Lebih Mendesak 17 Sep 2026 KPK Geledah Ruangan Dirjen PPTR Terkait Suap HGB 17 Sep 2026 Hari Terakhir Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Siapkan Perpanjangan 17 Sep 2026 Jamsostek Award 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja di Jawa Barat 17 Sep 2026 Abdul Azis Sefudin Tekankan Solidaritas untuk Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman 17 Sep 2026 VISI | Pemberhentian 17 Sep 2026 Buntut Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Diberhentikan Sementara 17 Sep 2026 Update Ranking Liga Indonesia Usai Persib Kalahkan FC Seoul 17 Sep 2026 Timnas U20 Indonesia Gelar TC di China Jelang Piala Asia 2027 17 Sep 2026 Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp17.753 per Dolar AS 17 Sep 2026 Soal Usulan Parliamentary Threshold 5%, PAN Ingatkan Perbaikan Kualitas Pemilu Lebih Mendesak 17 Sep 2026 KPK Geledah Ruangan Dirjen PPTR Terkait Suap HGB 17 Sep 2026

VISI | Lepaskan

ED
Kamis, 17 September 2026 | 10:27 WIB
Bagikan
VISI | Lepaskan

Oleh: Drajat

ADA saatnya kita lelah bertanya: mengapa negeri ini seperti tidak pernah selesai dengan kegaduhannya? Satu persoalan belum selesai, muncul persoalan lain. Satu keputusan belum sempat dipahami, sudah memunculkan perdebatan baru. Berita datang silih berganti, komentar memenuhi ruang publik, sementara masyarakat dipaksa menyaksikan berbagai peristiwa yang kadang sulit dicerna oleh akal sehat.

Belum lama ini ruang publik kembali ramai oleh pemberitaan mengenai seorang pejabat yang diberhentikan secara tidak hormat dalam suasana persidangan yang sedang berlangsung. Terlepas dari benar atau tidaknya berbagai penilaian yang berkembang, peristiwa semacam itu kembali mengingatkan kita bahwa kekuasaan bukan hanya soal kewenangan mengambil keputusan. Kekuasaan juga berbicara tentang cara memperlakukan manusia.

Masyarakat tidak hanya melihat keputusan akhirnya. Masyarakat juga melihat prosesnya. Apakah ada penghormatan? Apakah ada ruang untuk menjelaskan? Apakah kritik masih memiliki tempat? Apakah perbedaan pandangan dianggap sebagai bagian dari dinamika, atau justru dipandang sebagai ancaman? Pertanyaan-pertanyaan itu wajar muncul. Namun sebagai manusia yang tidak memiliki kendali atas seluruh keadaan, barangkali ada satu kata yang perlu kita pelajari kembali: Lepaskan.

Lepaskan bukan berarti menyerah. Bukan berarti kita tidak peduli. Bukan pula berarti kita membenarkan sesuatu yang menurut kita keliru. Lepaskan berarti menyadari bahwa ada hal-hal yang memang berada dalam wilayah ikhtiar kita, tetapi ada pula yang berada di luar kendali kita. Kita boleh mengkritik. Kita boleh bertanya. Kita boleh menyampaikan keberatan. Kita boleh memperjuangkan keadilan melalui cara yang benar.

Tetapi setelah melakukan apa yang menjadi bagian kita, jangan sampai persoalan itu menguasai seluruh kehidupan. Sebab ketika sesuatu yang berada di luar kendali terus-menerus kita genggam, yang terluka sering kali justru diri sendiri. Kita marah sepanjang hari. Kecewa berhari-hari. Sulit tidur. Sulit berkonsentrasi. Bahkan membawa persoalan yang terjadi di luar diri ke dalam rumah, ke sekolah, dan ke dalam hubungan dengan orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki kesalahan apa-apa. Maka lepaskan. Bukan karena persoalan itu tidak penting. Tetapi karena ketenangan diri juga penting.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.