Dewi Juliani Minta Pemerintah Mitigasi Potensi Harga Pertamax Tembus Rp20 Ribu 16 Sep 2026 Andina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng untuk Atasi Gangguan Internet akibat Karhutla 16 Sep 2026 Hari Ini Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Beruntun 16 Sep 2026 Persib Rilis Starting XI Hadapi FC Seoul di ACL Two 2026/2027 16 Sep 2026 Tiket PSGC vs Sumsel United Mulai Dijual, Ini Harganya 16 Sep 2026 Punya Lahan Terbatas? Ini 5 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Pot 16 Sep 2026 Marc Klok Apresiasi Bobotoh yang Terbang Jauh ke Seoul 16 Sep 2026 PT Virgo Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah 16 Sep 2026 Rokhmat Ardiyan Minta RKAB Batubara Tak Ganggu Pasokan Listrik 16 Sep 2026 Pramono Minta Danantara Bantu Perpanjang LRT, Begini Respons Prabowo 16 Sep 2026 Dewi Juliani Minta Pemerintah Mitigasi Potensi Harga Pertamax Tembus Rp20 Ribu 16 Sep 2026 Andina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng untuk Atasi Gangguan Internet akibat Karhutla 16 Sep 2026 Hari Ini Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Beruntun 16 Sep 2026 Persib Rilis Starting XI Hadapi FC Seoul di ACL Two 2026/2027 16 Sep 2026 Tiket PSGC vs Sumsel United Mulai Dijual, Ini Harganya 16 Sep 2026 Punya Lahan Terbatas? Ini 5 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Pot 16 Sep 2026 Marc Klok Apresiasi Bobotoh yang Terbang Jauh ke Seoul 16 Sep 2026 PT Virgo Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah 16 Sep 2026 Rokhmat Ardiyan Minta RKAB Batubara Tak Ganggu Pasokan Listrik 16 Sep 2026 Pramono Minta Danantara Bantu Perpanjang LRT, Begini Respons Prabowo 16 Sep 2026

VISI | Adem

Desi Rossilawati
Rabu, 9 September 2026 | 21:16 WIB
Bagikan
VISI | Adem

Oleh: Drajat 

Guru 

• Ketua Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan, IDIP Kab. Bandung 

• Wasekjen Komnasdik 

• Master Hipnoterapis 

• APKS PGRI Prov. Jabar 

ENTAH sampai kapan negeri ini akan benar-benar adem. Hari-hari berjalan, tetapi berita seperti tak pernah memberi kesempatan kepada kita untuk menarik napas panjang. Ada musibah, ada bencana, ada persoalan ekonomi, ada kegaduhan politik, ada pernyataan pejabat yang membuat dahi berkerut, ada kebijakan yang sulit dipahami rakyat kecil. Belum selesai satu persoalan, muncul persoalan lain. 

Kita seperti hidup dalam sebuah ruang yang terlalu bising. Suara bersahutan. Semua orang berbicara. Semua orang merasa paling benar. Media sosial menjadi tempat orang meluapkan kemarahan. Para pendukung saling membela. Para pengkritik saling menyerang. Yang berbeda pandangan dianggap musuh. Yang bertanya dianggap mengganggu. Yang mengingatkan kadang justru disingkirkan. 

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.