VISI | Adem
Rakyat kecil sebenarnya tidak meminta terlalu banyak. Mereka hanya ingin hidup tenang. Pedagang ingin dagangannya laku. Petani ingin hasil panennya dihargai. Nelayan ingin melaut tanpa dihantui biaya yang semakin tinggi. Guru ingin mengajar dengan tenang. Orang tua ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang baik. Pekerja ingin memperoleh penghasilan yang layak. Anak-anak ingin tumbuh dalam negeri yang memberi mereka masa depan.
Sesederhana itu. Mereka tidak membutuhkan terlalu banyak jargon. Mereka membutuhkan kenyataan. Karena rakyat hidup bukan dari pidato. Rakyat hidup dari harga yang terjangkau, pekerjaan yang tersedia, pelayanan publik yang baik, pendidikan yang bermutu, kesehatan yang dapat diakses, hukum yang adil, dan pemimpin yang mau mendengarkan. Maka ketika kehidupan terasa berat, sementara dari atas terus terdengar kabar bahwa semuanya baik-baik saja, rakyat tentu bertanya: “Benarkah baik-baik saja?” Pertanyaan itu bukan kebencian. Itu kegelisahan. Dan kegelisahan rakyat seharusnya didengar, bukan dimatikan.
Penulis teringat kepada peserta didik yang pernah bertanya kepada penulis tentang kejujuran. “Pak, kalau orang besar salah tetapi semua orang mengatakan benar, apakah itu tetap salah?” Pertanyaan anak kecil kadang lebih tajam daripada debat para orang dewasa. Penulis menjawab: “Yang menentukan benar atau salah bukan siapa yang mengatakan. Yang menentukan adalah kebenarannya.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!