Unpad Kembangkan Desa Tangguh Bencana Berbasis Tanaman Aren di Desa Cipelah
Ketua Pelaksana PPK Ormawa IAAS LC Unpad, Maritza Khansa (tengah), dosen pembina UKM IAAS Unpad, Vira Kusma Dewi (kanan), dan anggota tim pelaksana, Ibnu Zaidan Akbar (kiri) pada Podcast VisitalK di Redaksi VISI.NEWS, Selasa (1/9/2026)./visi.news/ist.
Program PPK Ormawa di Desa Cipelah juga menjadi kelanjutan dari keterlibatan Unpad di wilayah tersebut. Unpad telah melakukan kegiatan bersama masyarakat Desa Cipelah sejak 2019 melalui kegiatan mahasiswa, termasuk pengembangan kawasan Curug Tilu.
Melalui program yang berlangsung saat ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga menjadi fasilitator yang bekerja bersama masyarakat dalam menentukan kebutuhan dan bentuk kegiatan.
Dalam lima tahun ke depan, Maritza berharap tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan menghasilkan, masyarakat mampu mengelola EWS secara mandiri, SOP dapat dijalankan, serta pelatihan kesiapsiagaan dapat dilakukan secara berkala.
“Untuk harapannya sebenarnya pengin untuk warganya ini benar-benar beradaptasi dan juga mandiri gitu untuk baik dari tadi mengelola aren itu sendiri, kemudian memanajemen dari alat early warning itu sendiri, bahkan lebih mengenal terkait website-website yang diupayakan menjadi dasar gitu untuk fondasi mereka untuk mengenal lebih jauh terkait mitigasi bencana,” harapanya.
Maritza juga berharap hasil olahan aren dapat dipasarkan lebih luas sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada tengkulak.
“Dan juga harapannya dari aren tuh entah itu dibudidayakan oleh mereka, itu juga bisa dipanen dan juga tidak hanya nantinya hasil olahannya diberikan kepada tengkulak, tapi mereka bisa secara mandiri menyebarluaskan ke luar Desa Cipelah,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan pesan terkait upaya mengembalikan populasi aren di Desa Cipelah.
“Menjawabnya kalau misalkan seperti itu memang ya berdampingan ya. Mungkin musangnya juga ikut nanam bibit aren, kitanya juga ikut nanam bibit aren di lereng. Jadi bisalah Bapak, Ibu kita berdampingan dengan musang itu untuk sama-sama menanam aren untuk lebih apa ya, mengembalikan vegetasi aren itu untuk hidup kembali di Desa Cipelah gitu,” kaya Maritza.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!