Unpad Kembangkan Desa Tangguh Bencana Berbasis Tanaman Aren di Desa Cipelah
Ketua Pelaksana PPK Ormawa IAAS LC Unpad, Maritza Khansa (tengah), dosen pembina UKM IAAS Unpad, Vira Kusma Dewi (kanan), dan anggota tim pelaksana, Ibnu Zaidan Akbar (kiri) pada Podcast VisitalK di Redaksi VISI.NEWS, Selasa (1/9/2026)./visi.news/ist.
Sirene yang terpasang juga masih terintegrasi dengan perangkat utama dan memiliki suara yang cukup keras sehingga diharapkan dapat terdengar hingga ke rumah warga.
Fokus Penanaman di Dusun 2
Pada tahap pelaksanaan tahun ini, tim memfokuskan kegiatan di Dusun 2 Desa Cipelah yang dinilai membutuhkan perhatian dalam aspek mitigasi bencana dan konservasi tanaman aren.
Penanaman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lahan dan kontur. Selain aren, tim juga menanam kopi dan vetiver untuk mendukung upaya konservasi pada wilayah dengan kemiringan tertentu.
Target penanaman yang ditetapkan meliputi sekitar 200 tanaman aren, 100 tanaman kopi, serta tanaman vetiver. Hingga pelaksanaan kegiatan, sekitar 120 tanaman aren telah ditanam. Penanaman belum mencapai target karena terkendala kondisi musim kemarau.
Tim berharap curah hujan pada awal September dapat mendukung proses penanaman sehingga target 200 tanaman aren dapat tercapai.
Kegiatan penanaman melibatkan masyarakat mulai dari survei lahan, persetujuan pemilik lahan hingga proses penanaman. Dalam pelaksanaannya, jumlah warga yang terlibat dalam penanaman lebih banyak dibandingkan mahasiswa.
Aren Dikembangkan dengan Konsep Ekonomi Sirkular
Pengembangan aren di Desa Cipelah tidak hanya diarahkan untuk konservasi, tetapi juga untuk mendukung perekonomian masyarakat. Tim memperkenalkan konsep ekonomi sirkular yang menggabungkan aspek lingkungan, mitigasi bencana dan pemberdayaan masyarakat.
Konsep tersebut dituangkan dalam tiga pilar utama:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!