Pra-Muktamar NU Bahas Kripto hingga Neuralink
Rangkaian pembahasan tersebut menjadi bagian dari proses menuju Muktamar Ke-35 NU.
Melalui Pra-Muktamar, PBNU berupaya memperdalam dan memperkaya materi yang akan menjadi bahan keputusan dalam forum tertinggi organisasi tersebut.
Bagi NU, Bahtsul Masail bukan hanya ruang untuk menentukan hukum atas persoalan yang muncul, tetapi juga menjadi forum untuk mempertemukan tradisi keilmuan Islam dengan perkembangan sosial, teknologi, ekonomi, hukum dan kebijakan publik.
Dengan demikian, hasil pembahasan Pra-Muktamar diharapkan dapat menghasilkan pandangan keagamaan yang tetap berakar pada tradisi keilmuan NU sekaligus mampu menjawab persoalan masyarakat yang terus berubah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!