Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka?

ED
PN
Sabtu, 12 September 2026 | 13:57 WIB
Bagikan
Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka?

Dan bila uang tersebut bersumber dari fee yang dibayarkan dalam rangkaian pengadaan iklan, maka penyidik perlu menyusun satu rantai pembuktian yang utuh: dari pengadaan, pembayaran kepada agensi, pembentukan dana nonbujeter, penyaluran uang, sampai tujuan akhirnya.

Posisi Ridwan Kamil harus diuji dengan bukti, bukan tekanan politik

Di tengah perhatian publik, posisi Ridwan Kamil justru harus ditempatkan secara proporsional.

Tidak tepat menjadikan statusnya sebagai mantan gubernur sebagai dasar untuk menyimpulkan bahwa ia pasti terlibat korupsi. Demikian pula tidak tepat menjadikan belum ditetapkannya dia sebagai tersangka sebagai bukti bahwa dirinya telah terbebas dari seluruh dugaan.

KPK sendiri pernah memeriksa Ridwan Kamil mengenai anggaran nonbujeter, aset, LHKPN, penghasilan resmi dan kemungkinan penghasilan lainnya. Keterangan tersebut kemudian hendak dicocokkan dengan keterangan saksi, dokumen dan barang bukti elektronik yang telah disita.  ANTARA News

Dengan demikian, satu-satunya standar yang seharusnya digunakan adalah bukti.

Jika bukti menunjukkan Ridwan Kamil tidak memiliki keterlibatan pidana, KPK harus menjelaskannya secara terang dan menutup spekulasi dengan dasar hukum yang kuat.

Sebaliknya, jika kemudian ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan pidana, KPK juga tidak boleh ragu hanya karena yang bersangkutan merupakan mantan pejabat publik dengan pengaruh politik.

Prinsip yang sama harus berlaku bagi siapa pun.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.