Pemkab Pati Tanggung Biaya Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengecek kondisi siswa SMKN 4 Pati yang diduga mengalami keracunan MBG dan dirawat di RS KSH, Senin (9/2/2026)./visi.news/muria.
VISI.NEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan dalam kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong mendapat penanganan.
Hal itu disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di Jakarta, Rabu (9/9/2026), usai menerima apresiasi untuk Kabupaten Pati sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif.
Chandra menegaskan Pemkab Pati akan menanggung seluruh upaya penanganan korban. Menurutnya, pembiayaan penanganan dalam kondisi darurat dapat menggunakan belanja tidak terduga karena menyangkut keselamatan korban dan kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan dan memastikan kondisi mereka terus terpantau,” kata Chandra dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Pemkab Pati, Kamis (10/9/2026).
Penanganan kasus dilakukan Pemkab Pati melalui koordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan. Koordinasi juga dilakukan bersama pihak sekolah serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)/Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami terus memimpin penanganan dengan terus melakukan koordinasi langsung dengan pihak-pihak terkait,” ujar Chandra.
Selain penanganan korban, Pemkab Pati terus melakukan pendataan dan sinkronisasi jumlah korban. Pemerintah daerah juga mengawal proses investigasi untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.
“Kami akan terus mengawal proses investigasi dan bersama pihak terkait melakukan evaluasi terhadap proses distribusi serta keamanan pangan, dengan tetap menunggu hasil investigasi resmi,” tegas Chandra.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!