Pemkab Pati Tanggung Biaya Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG

Desi Rossilawati
Kamis, 10 September 2026 | 13:39 WIB
Bagikan
Pemkab Pati Tanggung Biaya Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengecek kondisi siswa SMKN 4 Pati yang diduga mengalami keracunan MBG dan dirawat di RS KSH, Senin (9/2/2026)./visi.news/muria.

Pati Raih Apresiasi Ekonomi Kreatif

Di sisi lain, komitmen Pemkab Pati terhadap pengembangan ekonomi kreatif mendapat apresiasi dalam Malam Puncak Perayaan HUT Ke-15 KompasTV. Kegiatan tersebut berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Apresiasi sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif diserahkan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Chandra. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian apresiasi KompasTV terhadap daerah yang dinilai memiliki perhatian terhadap inovasi dan pengembangan ekonomi kreatif.

Perhatian Pemkab Pati terhadap sektor tersebut diperkuat dengan ditetapkannya Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 500.13/1036 Tahun 2026 tentang Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Kabupaten Pati Periode Masa Jabatan Tahun 2026–2030 pada 2 April 2026.

Ketentuan tersebut kemudian disempurnakan melalui Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 500.13/1896 Tahun 2026 pada 2 Juli 2026.

“Apresiasi ini kami harapkan tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi bentuk pengakuan bahwa upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Pati mulai mendapat perhatian di tingkat nasional,” kata Ketua Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Kabupaten Pati, Acep Iqbal Syamsul Bilad.

Salah satu agenda pengembangan ekonomi kreatif yang telah digelar adalah Pekan Kreasi Pati dan Jateng Creative Fest. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Pati pada 31 Juli–5 Agustus 2026.

Selama enam hari, kegiatan tersebut menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, pameran ekonomi kreatif dan UMKM, festival kuliner khas, produk kreatif dari berbagai daerah, serta aktivasi komunitas dan kolaborasi kreatif.

“Kami ingin mengubah cara pandang dari sekadar memiliki potensi menjadi mampu mengelola potensi tersebut menjadi nilai ekonomi,” ujar Acep.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.