Soroti Distribusi BBM di Kalbar, Gulam Sharon: B50 Bisa Tekan Biaya Angkut
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Nasdem Gulam Mohamad Sharon./visi.news/ist.
VISI.NEWS — Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai NasDem, Gulam Mohamad Sharon, menyoroti persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kalimantan yang terkendala jarak dan kondisi geografis. Ia menilai pengembangan biodiesel B50 dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan biaya distribusi BBM di wilayah tersebut.
Sharon mengatakan persoalan distribusi BBM sangat dirasakan masyarakat di daerah pemilihannya di Kalimantan Barat (Kalbar). Menurutnya, sejumlah daerah masih sangat bergantung pada pasokan BBM yang dikirim dari Pontianak.
"Terutama di dapil saya di Kalbar. Saat sekarang ini BBM tidak bisa masuk, jadi semuanya di-cover dari Pontianak," ujar Sharon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM serta Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Selasa (8/9/2026)
Ia mencontohkan distribusi BBM dari terminal di Pontianak menuju sejumlah wilayah seperti Sintang, Melawi, Sanggau hingga Kapuas Hulu. Jarak tempuh yang jauh membuat biaya transportasi distribusi BBM menjadi tinggi.
Sharon menyebut jarak Pontianak menuju Kapuas Hulu dapat mencapai sekitar 700 kilometer. Kondisi tersebut semakin menjadi persoalan ketika kondisi sungai mengalami surut sehingga distribusi BBM melalui jalur tertentu ikut terganggu.
Menurutnya, keberadaan B50 dapat membantu mengatasi persoalan tersebut apabila produksi biodiesel dapat dilakukan lebih dekat dengan wilayah yang membutuhkan pasokan.
"Dengan adanya B50 dan ini bisa disalurkan di depot Sintang, ini jadi salah satu solusi karena bisa mengurangi biaya transportasi," katanya.
Legislator Dapil Kalbar II tersebut melihat Kalimantan Barat memiliki potensi bahan baku yang besar untuk mendukung pengembangan biodiesel. Ia menyebut Kabupaten Sintang memiliki sekitar 12 pabrik kelapa sawit dengan produksi CPO dalam jumlah besar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!