Pemkab Pati Tanggung Biaya Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG

Desi Rossilawati
Kamis, 10 September 2026 | 13:39 WIB
Bagikan
Pemkab Pati Tanggung Biaya Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengecek kondisi siswa SMKN 4 Pati yang diduga mengalami keracunan MBG dan dirawat di RS KSH, Senin (9/2/2026)./visi.news/muria.

Menurut Acep, Pati memiliki modal kreatif yang kuat melalui kebudayaan, kuliner, pertanian, perikanan, kerajinan, seni pertunjukan, dan pariwisata. Potensi tersebut dinilai perlu dikembangkan melalui ekosistem yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, serta lembaga keuangan.

“Ekonomi kreatif di Kabupaten Pati harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar kegiatan pendukung,” kata Acep.

Ia menyebut penguatan ekonomi kreatif ke depan perlu diarahkan pada kebijakan dan regulasi, pengembangan talenta kreatif, akses pembiayaan dan pasar, digitalisasi ekosistem, serta penguatan ruang dan kegiatan kreatif.

“Harapannya Pati bukan hanya daerah yang memiliki banyak potensi, tetapi menjadi daerah yang mampu mengubah potensi lokal menjadi nilai ekonomi, membuka peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memiliki daya saing,” pungkasnya.

Malam Puncak Perayaan HUT Ke-15 KompasTV tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa serta para tamu undangan dan pelaku ekosistem ekonomi kreatif. Kegiatan juga diikuti sejumlah tokoh, perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, serta pemangku kepentingan ekonomi kreatif.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.