Anak Krakatau Masih Siaga, Lima Jurnalis Terus Dicari
VISI.NEWS — Bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih mengancam. Hingga Jumat, 11 September 2026, aktivitas gunung api tersebut tetap berada pada Level III atau Siaga berdasarkan hasil analisis Badan Geologi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah masih berlangsungnya operasi pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang ketika menjalankan tugas jurnalistik di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik dan potensi bahaya di kawasan tersebut.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sebelumnya sempat mengalami periode erupsi menerus sejak Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Periode tersebut berlangsung sekitar 25 jam.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan berakhirnya erupsi menerus tidak berarti seluruh aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berhenti.
“Setelah periode erupsi menerus tersebut berakhir, hingga Jumat (11/9) pukul 06.00 WIB masih tercatat 14 kali erupsi Strombolian,” ungkap Berton dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Berton, erupsi menerus merupakan aktivitas erupsi yang berlangsung secara berkesinambungan dalam periode waktu yang panjang. Sementara erupsi Strombolian terjadi secara episodik melalui letusan-letusan yang berlangsung secara terpisah.
Dengan demikian, perubahan dari erupsi menerus menjadi letusan Strombolian tidak dapat diartikan sebagai berhentinya aktivitas vulkanik. Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas erupsi dan dinamika vulkanisme yang harus terus dipantau.
Dalam perkembangan terakhir, aktivitas erupsi masih berlangsung dalam bentuk letusan Strombolian. Badan Geologi untuk sementara menginterpretasikan kembali munculnya karakteristik erupsi Strombolian sebagai berakhirnya periode erupsi menerus yang berlangsung cukup panjang sebelumnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!