Bandung Bangun Ekonomi Digital dari Angkot Listrik
Melalui Famindo Group, pihaknya berperan sebagai lead integrator dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Peran tersebut mencakup penyusunan cetak biru transisi kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik serta penyediaan infrastruktur pengisian daya.
Dalam pengembangan armada di Kota Bandung, Famindo bekerja sama dengan Indomobil Photon untuk penyediaan kendaraan yang digunakan dalam operasional.
Menurut Sean, aspek keselamatan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik. Hal tersebut berkaitan dengan penggunaan baterai lithium yang membutuhkan penanganan khusus apabila terjadi insiden.
Karena itu, teknologi keselamatan dan mitigasi risiko baterai menjadi bagian dari sistem yang sedang disiapkan. Pengembangan ekosistem tidak hanya berfokus pada bagaimana kendaraan dapat berjalan, tetapi juga bagaimana kendaraan dapat dioperasikan dan dirawat dengan standar keselamatan yang memadai.
Sean menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut diarahkan menjadi tahap awal penyusunan rencana aksi dan implementasi yang dapat diukur, termasuk pengelolaan serta mitigasi risiko dalam operasional kendaraan listrik.
Di sisi lain, pengembangan transportasi listrik tersebut dikaitkan dengan agenda yang lebih besar, yakni pembangunan ekosistem ekonomi digital Kota Bandung. Founder sekaligus Chairman Indonesia Real World Asset Tokenization Association atau Irwata, Sabdo Yusminartiarto, mengatakan keterlibatan sektor swasta diperlukan agar gagasan mengenai Bandung sebagai kawasan keuangan dan ekonomi digital dapat diwujudkan dalam bentuk program konkret.
Menurut Sabdo, gagasan menjadikan Bandung bagian dari pusat keuangan internasional perlu diikuti dengan keterlibatan dunia usaha dan langkah implementasi yang jelas. Teknologi blockchain, menurut dia, dapat menjadi salah satu infrastruktur digital yang digunakan untuk membangun sistem ekonomi yang lebih terbuka dan terdigitalisasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!