VISI | Marwah Ulama
Pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukanlah siapa yang akan menjadi Ketua Umum PBNU.
Pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah NU masih setia pada cita-cita para pendirinya?
Jika jawabannya ya, maka muktamar ini harus berlangsung dalam suasana keikhlasan, kejujuran, dan kebebasan dari politik uang.
Karena marwah ulama jauh lebih berharga daripada kemenangan siapa pun.
Sebagaimana pesan abadi Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, perjuangan harus dibangun di atas keikhlasan. Sebab organisasi yang kehilangan keikhlasan akan kehilangan ruhnya, dan kekuasaan yang kehilangan moralitas pada akhirnya hanya akan menjadi sejarah yang dilupakan.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!