VISI | Khadijah binti Khuwailid: Businesswoman Sukses yang Percaya pada Integritas
BMT Al-Rifa'ie 2: Contoh Sukses di Lingkungan Pesantren
Baitul Maal wat Tamwil merupakan salah satu lembaga keuangan syariah yang berfungsi untuk menghimpun dan menyalurkan dana kepada anggotanya dalam skala mikro. Lingkungan pondok pesantren menjadi salah satu lingkungan yang perlu menerapkan sistem pengelolaan keuangan syariah seperti manajemen pengelolaan keuangan BMT.
BMT di lingkungan pondok pesantren seperti BMT Al-Rifa'ie 2 memberikan dampak positif terutama dalam pengelolaan keuangan santri pondok pesantren, karena tak hanya untuk menyimpan uang, mereka juga mendapatkan keuntungan dari sistem bagi hasil.
Faktor pendukung dari segi bisnis BMT pesantren sangat banyak, karena masyarakat pesantren adalah market atau pasar bisnis, dimana di situ ada sekumpulan orang berkumpul maka di situ ada bisnis. Banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan lebih jauh lagi, misalnya dari orang-orang yang ingin naik haji, walisantri yang berminat mengikuti simpanan lainnya di BMT, semisal para asatidz dan asatidzah yang ingin mengikuti simpanan qurban, haji atau umrah.
KSPPS BMT Bahtera: Pembiayaan Mudharabah/Musyarakah
BMT Bahtera memberikan pembiayaan modal usaha melalui Pembiayaan BINA BAROKAH dengan prinsip Mudharabah/Musyarakah (Prinsip Bagi Hasil). Keunggulannya: 1. Aman dari unsur Ribawi sesuai Prinsip Syari'ah 2. Proses pembiayaan mudah, cepat & transparan 3. Pembiayaan menggunakan akad Mudharabah/Musyarakah (bagi hasil) 4. Maksimum Pembiayaan Rp. 2 Miliar 5. Transparan dan dapat dipercaya
Sistem ini persis seperti yang diterapkan Khadijah—ada pemilik modal (BMT) dan pengelola usaha (anggota), keuntungan dibagi sesuai nisbah yang disepakati, dan jika rugi ditanggung bersama sesuai porsi masing-masing.
Pelajaran dari Khadijah untuk Entrepreneur Modern
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!