122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi
Kantor BPBD Kota Sukabumi./visi.news/Andri.
VISI.NEWS - Sebanyak 122 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Sukabumi yang terdampak kesulitan air akibat kemarau yang melanda. Penyaluran air bersih tersebut dilakukan sejak Juni 2026.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Suhendar, mengatakan hingga saat ini telah dilakukan sekitar 16 kali pendistribusian air bersih ke sejumlah kecamatan dan kelurahan.
"Sampai saat ini kurang lebih 16 kali pendistribusian ke berbagai kecamatan atau kelurahan. Masyarakat yang terdampak 12.517 jiwa dan penyaluran air bersih 122.200 liter dari mulai bulan Juni sampai kemarin," kata Suhendar.
Menurutnya, pendistribusian air bersih tersebut dilakukan BPBD Kota Sukabumi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah lembaga lainnya.
Suhendar merinci, penyaluran air bersih dilakukan di Kecamatan Baros sebanyak 16.700 liter, Kecamatan Cibeureum 10.000 liter, Kecamatan Cikole 5.000 liter, Kecamatan Citamiang 9.000 liter, Kecamatan Lembursitu 63.500 liter, dan Kecamatan Warudoyong sebanyak 18.000 liter.
Dari sejumlah wilayah tersebut, Kecamatan Lembursitu menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah. Tercatat sekitar 7.560 jiwa terdampak kesulitan air bersih.
Salah satu wilayah di Kecamatan Lembursitu yang terdampak yakni Kelurahan Cikundul.
"Daerah yang terdampak parah ada di sekitaran Cikundul. Sebagaimana 2023 juga mengalami hal yang sama, yang mana sumur-sumur milik warga, debitnya airnya berkurang," pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!