VISI | Jumhur Hidayat

ED
Selasa, 28 April 2026 | 07:39 WIB
Bagikan
VISI | Jumhur Hidayat

Itulah ironi sejarah.

Yang dianggap lama kerap kembali menjadi masa depan.

Jumhur, Bambang Eka Purnama, Ali Tayib, dan generasi pendiri Gaspermindo mungkin datang dari era demonstrasi jalanan, stencil, rapat sekretariat sempit, dan mogok yang penuh risiko.

Tetapi jejak mereka menyisakan pertanyaan yang belum selesai dijawab negeri ini:

bisakah negara sungguh berpihak pada pekerja, tanpa kehilangan keberanian melawan oligarki?

Itu pertanyaan yang sejak 1998 belum tuntas.

Dan mungkin, seluruh perjalanan Jumhur—dari tahanan politik, aktivis buruh, pejabat negara, hingga menteri—sesungguhnya hanyalah satu upaya panjang menjawab pertanyaan itu.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.