VISI | Jumhur Hidayat
Mungkin romantik.
Mungkin juga benar.
Tetapi politik selalu juga dibangun oleh simbol.
Dan Jumhur paham simbol.
Dalam lanskap perburuhan Indonesia hari ini—yang sering terpecah antara pragmatisme serikat, kooptasi politik, dan fragmentasi gerakan—warisan Gaspermindo menjadi relevan dibaca ulang.
Bahwa buruh bukan sekadar isu industrial relations.
Ia isu demokrasi.
Di tengah fleksibilisasi kerja, gig economy, PHK digital, dan transisi energi yang berpotensi melahirkan ketimpangan baru, gagasan-gagasan lama tentang kedaulatan pekerja justru terasa modern.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!