Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata
ED
PN
Tempat itu juga dapat tumbuh menjadi ruang pertemuan berbagai identitas, tempat masyarakat belajar dan berinteraksi, sekaligus destinasi yang menggerakkan ekonomi lokal.
BACA JUGA
Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur
Dengan pendekatan tersebut, Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung diharapkan tidak sekadar menjadi simbol keberagaman, tetapi menjadi salah satu magnet wisata baru yang menunjukkan bahwa kebhinekaan dapat menjadi kekuatan budaya sekaligus kekuatan ekonomi bagi masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!