Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya
VISI.NEWS - Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan Gerakan Pramuka di Jawa Barat harus menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda untuk membentuk karakter sekaligus menyiapkan calon pemimpin masa depan.
Menurut Herman, kegiatan kepramukaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Setiap perkemahan, jambore, maupun kegiatan lainnya harus memberikan perubahan nyata terhadap karakter dan kemampuan peserta.
Hal itu disampaikan Herman saat menutup Perkemahan Terpadu dan Lomba Tingkat II (LT II) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Situraja di Bumi Perkemahan Candra Singa Balingbing Dua, Desa Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Rabu (26/8/2026).
"Kalau digali lebih jauh, Pramuka itu adalah pemimpin. Bagaimana kalian sejak Siaga, Penggalang, Penegak, kemudian Pandega, menjadi para pemimpin, menjadi orang-orang yang berkarya," ujar Herman dalam sambutannya.
Ia mengatakan proses pendidikan dalam Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda agar memiliki karakter, kemampuan bekerja sama, keberanian mengambil keputusan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Karena itu, Herman meminta para pembina Pramuka memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki tujuan dan hasil yang dapat dirasakan peserta.
"Pramuka bukan hanya formalitas ngagugurkeun kawajiban, harus ada tapaknya. Setiap kegiatan Pramuka harus ada tapaknya, paling tidak membangun karakter," katanya.
Menurut Herman, keberhasilan sebuah kegiatan kepramukaan tidak cukup diukur dari terlaksananya acara atau banyaknya peserta yang hadir. Hal yang lebih penting adalah perubahan yang terjadi setelah peserta menyelesaikan kegiatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!