PKS Jabar Perkuat Kewaspadaan Organisasi

ED
PN
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:47 WIB
Bagikan
PKS Jabar Perkuat Kewaspadaan Organisasi

VISI.NEWS - Konsolidasi Tahunan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menjadi momentum penguatan kesiapsiagaan dan ketahanan organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan yang semakin kompleks. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (22/8/2026), di Hotel Grand Asrilia, Bandung, tersebut menghadirkan Ketua Komisi Kajian Strategis Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Sapto Waluyo, sebagai narasumber.

Dalam arahannya, Sapto Waluyo menekankan pentingnya membangun security awareness atau kesadaran keamanan sebagai bagian dari pemahaman dan budaya bersama di lingkungan organisasi.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh soliditas struktur dan semangat kader. Organisasi juga dituntut memiliki kemampuan untuk membaca situasi, mengenali berbagai potensi kerawanan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan dan dinamika yang berkembang.

Konsolidasi Tahunan PKS Jawa Barat kali ini juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman bersama, terutama di tingkat pimpinan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) dan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD). Penguatan pemahaman tersebut dinilai penting agar unsur kepemimpinan di berbagai tingkatan mampu mengambil langkah secara tepat, proporsional, dan strategis.

“Konsolidasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama, khususnya di tingkat pimpinan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) dan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), mengenai pentingnya security awareness dan kewaspadaan organisasi. Kesadaran tersebut menjadi fondasi penting agar setiap unsur kepemimpinan mampu mengambil langkah yang tepat, proporsional, dan strategis dalam menjaga keberlangsungan serta ketahanan organisasi,” ujar Sapto Waluyo.

Ia menilai kesadaran keamanan dan kewaspadaan organisasi perlu dibangun secara kolektif. Dalam lingkungan strategis yang terus berubah, setiap unsur organisasi perlu memiliki kepekaan terhadap perkembangan yang dapat memengaruhi stabilitas dan keberlangsungan organisasi.

Security awareness, menurut Sapto, tidak cukup dipahami sebagai konsep yang hanya berkaitan dengan keamanan dalam arti sempit. Kesadaran tersebut perlu diterapkan sebagai bagian dari budaya organisasi yang mendorong setiap unsur kepemimpinan untuk lebih peka terhadap situasi di sekitarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.