Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Mulai Kejar ROI

ED
PN
Senin, 7 September 2026 | 15:02 WIB
Bagikan
Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Mulai Kejar ROI

 Dari angka tersebut, sekitar 52 persen atau US$3,64 miliar dialokasikan ke kanal digital. Belanja iklan media sosial tumbuh 11,3 persen, sementara influencer marketing meningkat 14,4 persen.

 Meski demikian, integrasi komunikasi tidak berarti menghilangkan batas antara fungsi editorial dan komersial. Dody menekankan pentingnya menjaga independensi pemberitaan, transparansi konten berbayar, serta kejelasan hubungan antara perusahaan dan kreator.

 “Integrasi berarti setiap kanal memiliki peran yang berbeda, tetapi bekerja berdasarkan strategi dan tujuan yang sama,” ujarnya.

 Di sisi lain, perkembangan teknologi juga mengubah kompetensi yang dibutuhkan praktisi PR. Pengalaman dan kemampuan membangun hubungan tetap menjadi fondasi, tetapi kini harus dilengkapi dengan penguasaan data, teknologi, kecerdasan buatan, analitik, dan kemampuan strategic advisory.

 PR Director Prologue Adam Rinaldi mengatakan pengalaman profesional tetap penting dalam pekerjaan PR strategis. Namun, pengalaman tersebut harus terus diuji dan diperbarui agar mampu menjawab perubahan lingkungan bisnis.

 “Ketika sebuah institusi berhenti beroperasi, pengetahuan dan professional judgment orang-orang di dalamnya tidak otomatis ikut hilang. Namun, pengalaman masa lalu juga tidak cukup apabila hanya menjadi nostalgia. Pengalaman harus diuji kembali, dilengkapi data, dan dipertemukan dengan kompetensi baru,” kata Adam.

 Salah satu kompetensi yang berkembang pesat adalah pemanfaatan artificial intelligence atau AI. Teknologi tersebut mulai digunakan untuk mendukung berbagai pekerjaan, seperti riset, monitoring, identifikasi pola, pemetaan percakapan, analisis data, hingga pengembangan early warning system.

 AI dapat membantu konsultan memproses informasi dalam jumlah besar dan menemukan pola secara lebih cepat. Namun, interpretasi terhadap konteks, kepentingan stakeholder, risiko, etika, serta konsekuensi sebuah keputusan tetap membutuhkan penilaian manusia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.