Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Mulai Kejar ROI
Masyarakat Indonesia juga menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu untuk media sosial, termasuk konsumsi video online. Angka itu setara dengan lebih dari tiga jam per hari. Dalam sebulan, masyarakat Indonesia rata-rata mengakses 7,7 platform media sosial.
Kondisi tersebut membuat perusahaan menghadapi lingkungan reputasi yang semakin cepat dan terfragmentasi. Informasi dapat muncul dan menyebar dalam hitungan menit, sementara sumber pengaruh terhadap persepsi publik semakin beragam.
Aspek kepercayaan juga menjadi semakin kompleks. Edelman Trust Barometer 2026 menunjukkan bahwa di antara responden yang mempercayai food and lifestyle influencer, sebanyak 62 persen menyatakan akan mempercayai atau mempertimbangkan mempercayai perusahaan yang sebelumnya tidak mereka percaya apabila perusahaan tersebut didukung influencer yang mereka percayai.
Pada kelompok responden yang mempercayai financial influencer, angkanya mencapai 57 persen.
Riset yang sama juga menunjukkan misinformasi menjadi salah satu faktor yang dinilai memengaruhi kepercayaan terhadap orang dan institusi dalam lima tahun terakhir. Faktor tersebut disebut oleh 50 persen responden global. Sementara perkembangan platform generative AI disebut oleh 37 persen responden.
Situasi ini membuat pekerjaan PR semakin membutuhkan kemampuan membaca data dan percakapan publik secara cepat. Konsultan tidak cukup hanya mengetahui apa yang diberitakan media, tetapi juga harus memahami mengapa sebuah isu berkembang, siapa saja pihak yang memengaruhinya, bagaimana persepsi publik terbentuk, serta risiko yang mungkin muncul bagi organisasi.
Sari menilai berbagai disiplin komunikasi juga perlu diarahkan menuju tujuan strategis yang sama.
“Media relations, komunikasi korporat, digital, data, kreativitas, dan distribusi pesan perlu bekerja menuju tujuan strategis yang sama. Namun, pendekatan yang integral tetap harus dilandasi kompetensi, etika, transparansi, dan metode pengukuran yang jelas,” ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!