Benarkah Punya Motor Tidak Bisa Dapat Bansos? Ini Kata BPS 2 Sep 2026 Kesaksian Muhadjir soal Pengalihan Kuota Haji, Sempat Tanya ke Jokowi 2 Sep 2026 Manchester United Gagal Rekrut Rayan Ait-Nouri dari Manchester City 2 Sep 2026 Jaksa Agung Pimpin Upacara Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI 2 Sep 2026 Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama US Open 2026 2 Sep 2026 431 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG 2 Sep 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,624 Juta per Gram 2 Sep 2026 615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat 2 Sep 2026 Andina Narang Dukung Kebijakan Afirmatif Prabowo untuk Putra-Putri Dayak Masuk TNI 2 Sep 2026 Viral Oknum Wartawan di Sukabumi Ngamuk, Kepsek Sebut Kerap Minta Uang ke Sekolah 2 Sep 2026 Benarkah Punya Motor Tidak Bisa Dapat Bansos? Ini Kata BPS 2 Sep 2026 Kesaksian Muhadjir soal Pengalihan Kuota Haji, Sempat Tanya ke Jokowi 2 Sep 2026 Manchester United Gagal Rekrut Rayan Ait-Nouri dari Manchester City 2 Sep 2026 Jaksa Agung Pimpin Upacara Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI 2 Sep 2026 Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama US Open 2026 2 Sep 2026 431 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG 2 Sep 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,624 Juta per Gram 2 Sep 2026 615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat 2 Sep 2026 Andina Narang Dukung Kebijakan Afirmatif Prabowo untuk Putra-Putri Dayak Masuk TNI 2 Sep 2026 Viral Oknum Wartawan di Sukabumi Ngamuk, Kepsek Sebut Kerap Minta Uang ke Sekolah 2 Sep 2026

Kesaksian Muhadjir soal Pengalihan Kuota Haji, Sempat Tanya ke Jokowi

Desi Rossilawati
Rabu, 2 September 2026 | 10:49 WIB
Bagikan
Kesaksian Muhadjir soal Pengalihan Kuota Haji, Sempat Tanya ke Jokowi

Mantan Menteri Agama ad interim Muhadjir Effendy memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (1/9/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus mantan Menteri Agama ad interim, Muhadjir Effendy, mengungkap asal-usul upaya pengalihan tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jemaah pada 2022.

Kesaksian tersebut Muhadjir menyampaikan dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Menurut Muhadjir, tambahan kuota tersebut awalnya diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Presiden Joko Widodo pada 2022. Namun, Kementerian Agama menilai tambahan kuota itu tidak dapat dieksekusi untuk jemaah haji reguler karena diberikan dalam waktu yang sangat mendadak.

“Itu bukan dari saya tapi dari kementerian. Jadi Kementerian Agama menyatakan bahwa dengan tambahan kuota yang sangat mendadak itu tidak bisa mengeksekusi,” jelas Muhadjir dalam keterangannya dikutip, Rabu (2/9/2026).

Saat itu, Muhadjir menjabat sebagai Menteri Agama ad interim selama 20 hari pada pertengahan 2022 ketika Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi untuk mengurus pelaksanaan ibadah haji.

Kuota Tambahan Tak Diambil Kementerian Agama

Muhadjir menjelaskan, terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat Kementerian Agama tidak mengambil tambahan 10.000 kuota haji tersebut.

Salah satunya adalah persoalan pembiayaan. Tambahan jemaah membutuhkan anggaran baru yang prosesnya harus mendapatkan persetujuan DPR.

“Pertama masalah pembiayaan. Karena itu kalau untuk menambah itu harus ada dana tambahan yang itu untuk untuk prosesnya harus melalui rapat DPR. Dan yang itu tidak mungkin,” kata Muhadjir.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.