Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026

Dugaan Mark Up MBG, Begini Pandangan Islam soal Dana Publik

ED
Sabtu, 27 Desember 2025 | 06:22 WIB
Bagikan
Dugaan Mark Up MBG, Begini Pandangan Islam soal Dana Publik

VISI.NEWS | JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik di seluruh Indonesia. Tujuan program ini sangat mulia: memastikan tidak ada anak yang belajar dalam keadaan lapar, sekaligus menjadi ikhtiar serius negara dalam mencegah stunting dan memperbaiki kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Namun, di balik tujuan yang luhur tersebut, muncul fakta yang patut menjadi perhatian bersama. Sejumlah laporan media, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, mengungkap temuan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait adanya mitra pelaksana yang mencoba melakukan penggelembungan (mark-up) anggaran dalam pelaksanaan MBG. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengakui bahwa praktik menaikkan harga satuan bahan pangan pernah terjadi dalam program ini.

Sorotan media dalam beberapa waktu terakhir pun semakin menguat, terutama terkait indikasi mark-up anggaran, lemahnya transparansi pengadaan bahan pangan, serta distribusi dana yang tidak sepenuhnya akuntabel hingga ke daerah. Persoalan ini tidak bisa dipandang sekadar sebagai kesalahan teknis atau administratif semata. Lebih dari itu, ia menyentuh jantung persoalan etika publik dan amanah pengelolaan harta umat.

Dana Publik sebagai Amanah Syariat

Dalam pandangan Islam, pengelolaan dana publik bukan sekadar urusan manajerial, melainkan amanah besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Setiap rupiah yang bersumber dari kas negara wajib diarahkan sepenuhnya untuk kemaslahatan rakyat, bukan menjadi celah memperkaya individu atau kelompok tertentu. Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا

Artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…" (QS. An-Nisā’ : 58)

Ayat ini menjadi fondasi etika publik dalam Islam. Setiap orang yang diberi tanggung jawab, terlebih dalam pengelolaan dana umat, wajib menjalankannya dengan jujur, adil, dan transparan. Harta Publik Bukan Harta Pribadi

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.