Antrean BBM Panjang, Sekolah di Makassar Daring dan ASN WFH
Ilustrasi./visi.news/lingkaran.
Pada tanggal ganjil, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor 1, 3, 5, 7, atau 9 diperbolehkan mengisi BBM subsidi. Sementara pada tanggal genap, kendaraan dengan angka terakhir 0, 2, 4, 6, atau 8 yang diperbolehkan mengisi.
"Ganjil genap dilihat dari tanggal, hari ini tanggal 13 berarti ganjil dan dilihat dari angka terakhir pelat. Oleh karena itu hari ini masuk pengisian untuk pelat ganjil," kata Staf Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Sulsel, Ahmad saat berjaga di SPBU Jalan Pettarani.
Penerapan aturan tersebut membuat antrean kendaraan di sejumlah SPBU mulai terurai.
"Mulai pukul 08.00 di SPBU Racing Center, kita telah menerapkan sistem ganjil-genap pada seluruh masyarakat yang isi BBM. Sampai saat ini cukup longgar," kata Plt Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Sulsel, Fahlevi Yusuf saat di lokasi.
"Masyarakat patuh untuk mengikuti anjuran imbauan terkait penerapan ganjil genap. Sangat jelas dampak perbedaannya, antrean itu bahkan sudah tidak antre di jalan, di dalam SPBU saja cuma setengah," imbuh Fahlevi.
2. Truk dan Bus Isi BBM pada Malam Hari
Pengisian BBM bagi kendaraan besar seperti truk dan bus juga dibatasi. Kendaraan tersebut diarahkan mengisi BBM pada malam hingga pagi hari untuk mengurangi penumpukan pada siang hari.
Di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, truk dan bus diperbolehkan mengisi BBM solar mulai pukul 21.00 Wita hingga 06.00 Wita.
"Untuk truknya (mengisi BBM di SPBU) malam, mulai dari jam 9 (malam) sampai 6 pagi di SPBU," kata salah satu petugas Dishub Makassar Fajri yang berjaga di SPBU Racing.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!