Zurich Syariah Lindungi 8.000 Mahasiswa KKN UGM, Salurkan 500 Life Jacket untuk Mitigasi Risiko
Graha Zurich, Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav.42, RT.1/RW.5, Cikoko, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan. /visi.news/ist
VISI.NEWS – PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) memperkuat komitmennya dalam mendorong budaya mitigasi risiko melalui kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam kerja sama tersebut, lebih dari 8.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2026 mendapatkan perlindungan asuransi selama menjalankan pengabdian di berbagai daerah di Indonesia.
Selain memberikan perlindungan asuransi, Zurich Syariah juga menyerahkan 500 unit life jacket untuk mendukung keselamatan mahasiswa yang menjalankan kegiatan KKN di wilayah dengan risiko aktivitas di perairan, seperti daerah yang mengharuskan peserta menyeberangi sungai maupun laut.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Zurich Syariah dalam memperluas penerapan mitigasi risiko yang tidak hanya berfokus pada perlindungan saat terjadi musibah, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan guna meminimalkan potensi risiko selama kegiatan berlangsung.
Program KKN-PPM UGM setiap tahunnya melibatkan ribuan mahasiswa yang ditempatkan di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam. Sebagian lokasi pengabdian berada di kawasan kepulauan, pesisir, maupun daerah terpencil yang memiliki tantangan akses transportasi, termasuk perjalanan melalui jalur sungai dan laut.
Kondisi tersebut membuat aspek keselamatan menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan program, sehingga perlindungan asuransi dan penyediaan perlengkapan keselamatan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan mahasiswa di lapangan.
Head of Distribution Zurich Syariah, Sukma Darman, mengatakan kerja sama dengan UGM mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi perlindungan yang komprehensif bagi masyarakat, termasuk generasi muda yang terlibat dalam kegiatan pengabdian.
"Melalui kolaborasi ini, kami berupaya untuk tidak hanya mendukung kebutuhan perlindungan bagi peserta KKN UGM, tetapi juga melengkapinya dengan inisiatif yang dapat membantu meningkatkan keselamatan selama mereka menjalankan pengabdian kepada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia," ujar Sukma.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!