VISI | Menunggu Waktu

Desi Rossilawati
Sabtu, 5 September 2026 | 14:26 WIB
Bagikan
VISI | Menunggu Waktu

Cahaya itu Masih Ada

Maka kepada peserta didik, penulis ingin berkata: Jangan takut melihat keadaan. Jangan pula membencinya. Belajarlah. Bacalah. Berpikirlah. Bertanyalah. Kritislah dengan santun. Jujurlah meskipun tidak ada yang melihat. Dan jika suatu hari kalian diberi amanah menjadi pemimpin, ingatlah bahwa manusia yang kalian pimpin bukan angka dalam laporan. Mereka adalah manusia. Mereka punya keluarga. Mereka punya harapan. Mereka punya air mata. Dan mereka menitipkan masa depan kepada kalian. Jangan khianati kepercayaan itu.

Negeri ini memang sedang membutuhkan jeda. Jeda untuk berpikir. Jeda untuk bercermin. Jeda untuk mengakui kesalahan. Jeda untuk kembali kepada nilai-nilai yang dahulu kita sepakati sebagai bangsa. Alam sudah memberikan banyak alarm. Masyarakat sudah banyak berbicara. Guru masih terus mengajar. Orang tua masih terus berdoa. Dan anak-anak masih datang ke sekolah membawa mimpi. Mereka adalah alasan mengapa kita tidak boleh menyerah.

Maka biarlah kita menunggu waktu, tetapi sembari terus bekerja. Menunggu waktu sambil memperbaiki pendidikan. Menunggu waktu sambil menjaga lingkungan. Menunggu waktu sambil membangun karakter. Menunggu waktu sambil mengajarkan kejujuran. Menunggu waktu sambil melahirkan pemimpin yang amanah. Sebab kita tidak pernah tahu kapan perubahan itu datang.

Yang pasti, setiap zaman akan meninggalkan catatan. Dan kelak anak cucu kita akan membaca catatan itu. Semoga mereka tidak bertanya: "Mengapa orang-orang dahulu diam ketika melihat kesalahan?" Semoga mereka justru berkata: "Beruntung, masih ada guru yang tetap menyalakan cahaya ketika keadaan sedang gelap."

Pada akhirnya, kita semua sedang menunggu waktu. Waktu ketika kekuasaan berganti. Waktu ketika kebenaran menemukan jalannya. Waktu ketika manusia diminta mempertanggungjawabkan amanahnya. Dan waktu ketika kita menyadari bahwa tidak ada satu pun kekuasaan di dunia yang benar-benar abadi. Yang abadi hanyalah Tuhan. Dan kepada-Nya pula, pada akhirnya, seluruh amanah akan kembali.**

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.