VISI | Konveksi Pesantren: Santri Berkarya, Ekonomi Berdaya
Dengan didampingi Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, pesantren ini berhasil mendapatkan bantuan perizinan merek, kemasan yang baik, hingga strategi pemasaran produk. Brand "Qmuna" yang mereka kembangkan kini berkembang pesat.
Koperasi Pesantren Nurul Kholil
Pesantren ini berhasil mengembangkan konveksi sebagai salah satu unit usaha yang memberdayakan alumni dan menambah pemasukan pesantren secara signifikan.
Alumni Pondok Pesantren: Bukti Keberlanjutan
Sudarsono, alumni Pondok Pesantren Al-Ahsan Loteng, Sumenep, sukses menjalankan usaha konveksi Lukman Collection dengan omzet belasan juta rupiah per bulan. Ia memulai dari pengalaman bekerja di perusahaan konveksi, lalu memberanikan diri membuka usaha sendiri.
Salman Alparisi, alumni Gontor 2007, sukses membangun Zuhdah Konveksi yang kini memiliki beberapa cabang di Indonesia. Ia merintis usaha sejak menjadi mahasiswa dan terus berkembang hingga kini.
Solusi Praktis: Dari Kecil Menuju Besar
1. Model Klaster Produksi (Pooling)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!