VISI | Konveksi Pesantren: Santri Berkarya, Ekonomi Berdaya
2. Pasar Domestik yang Kuat
Indonesia sendiri adalah pasar yang sangat menjanjikan. Konsumsi busana muslim di Indonesia tercatat mencapai USD 20 miliar atau sekitar Rp 286,9 triliun, dengan pertumbuhan rata-rata 18,2% per tahun. Proyeksi konsumsi barang atau jasa halal di Indonesia pada tahun 2025 mencapai USD 330,5 miliar, dan sektor pakaian jadi menjadi sektor tertinggi kedua yang dikonsumsi pada pasar syariah Indonesia.
Data Statistika menyebutkan pada tahun 2022, jumlah pelanggan yang melakukan transaksi di e-commerce untuk kategori fashion mencapai 88,1 juta pengguna aktif, dan diperkirakan meningkat menjadi 117 juta pengguna pada tahun 2025.
3. Potensi Ekspor yang Belum Digarap
Nilai ekspor modest fashion Indonesia ke negara-negara anggota Organization of Islamic Cooperation (OIC) pada tahun 2023 mencapai USD 990 juta, meningkat 83% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD 540 juta. Namun ini masih sangat kecil dibanding potensi yang ada.
Menteri Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan, mengungkapkan optimisme bahwa ekspor busana muslim Indonesia bisa meningkat dua kali lipat dalam beberapa tahun ke depan, dengan target pasar potensial di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara.
4. Keunggulan Kompetitif Pesantren
Produk konveksi dari pesantren memiliki nilai tambah unik yang tidak dimiliki kompetitor lain:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!