Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026

VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU

ED
Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:24 WIB
Bagikan
VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU

Istilah "selesai" bukan berarti seseorang berhenti berkarya, melainkan telah mencapai kematangan psikologis sehingga tidak lagi menjadikan jabatan sebagai alat pemuas ego. Dalam teori perkembangan ego Jane Loevinger maupun konsep self-transcendence Abraham Maslow, individu yang matang akan lebih terdorong mengabdi kepada sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri. Ia tidak lagi sibuk mencari pengakuan, melainkan berusaha meninggalkan warisan.

Pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan NU.

NU membutuhkan orang-orang yang tidak lagi memiliki ambisi politik berlebihan, tidak menjadikan organisasi sebagai tangga menuju kekuasaan, tidak mengukur keberhasilan dari besarnya fasilitas maupun kedekatan dengan pusat-pusat kekuasaan. Sebab ketika orientasi kepemimpinan bergeser menjadi orientasi jabatan, maka perlahan ruh khidmah akan tergantikan oleh logika kompetisi.

Dalam filsafat Aristoteles, kepemimpinan ideal selalu diarahkan pada bonum commune atau kebaikan bersama. Sementara Al-Farabi menggambarkan pemimpin sebagai sosok yang memiliki keutamaan moral sebelum memiliki kecakapan teknis. Kedua pandangan tersebut sejalan dengan tradisi kepemimpinan Nahdliyin yang selalu menempatkan akhlak di atas kemampuan administratif.

Seorang pengurus PBNU bukan hanya administrator organisasi, melainkan teladan moral bagi jutaan warga Nahdliyin.

Dalam psikologi sosial terdapat teori social learning yang dikembangkan Albert Bandura. Teori tersebut menjelaskan bahwa manusia belajar terutama melalui keteladanan. Apa yang dilakukan pemimpin jauh lebih berpengaruh dibandingkan apa yang diucapkannya.

Prinsip ini sangat relevan bagi NU.

Jika PBNU membangun budaya transparansi, PWNU akan meniru.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.