VISI | Ampun Guru!
Ada satu hal yang perlu diingat oleh para pengambil kebijakan: jangan terlalu banyak meminta dari guru tanpa memastikan guru memiliki daya untuk memberikan yang terbaik. Guru diminta meningkatkan kompetensi. Silakan. Guru diminta menggunakan teknologi. Silakan. Guru diminta melakukan pembelajaran mendalam. Silakan. Guru diminta membangun karakter. Siap. Guru diminta mendampingi peserta didik menghadapi perubahan zaman. Siap. Tetapi pertanyaan berikutnya juga harus dijawab: Apakah negara sudah memberikan ekosistem yang memungkinkan guru menjalankan semua itu dengan baik?
Guru membutuhkan kesejahteraan. Guru membutuhkan perlindungan. Guru membutuhkan pengembangan profesional yang bermutu. Guru membutuhkan kepastian karier. Guru membutuhkan penghargaan terhadap kompetensi. Dan yang tidak kalah penting: guru membutuhkan kepercayaan.
Jangan setiap persoalan pendidikan dibebankan kepada guru. Kalau hasil pendidikan buruk, guru yang pertama kali ditunjuk. Kalau karakter peserta didik bermasalah, guru ditanya. Kalau literasi rendah, guru diminta memperbaiki. Kalau numerasi rendah, guru kembali menjadi sasaran. Padahal pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ada keluarga. Ada sekolah. Ada masyarakat. Dan tentu saja ada negara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!