Sukamiskin Sulap Sampah Jadi Energi, 70 Persen Timbulan Dituntaskan di Kelurahan
Pada tahap awal pengoperasiannya, fasilitas plasma dingin tersebut mampu mengolah sekitar 1,5 ton sampah nonorganik per hari.
Namun, fasilitas itu kini belum dapat beroperasi karena mengalami kendala teknis. Mesin masih menunggu komponen pengganti yang harus didatangkan dari luar negeri.
Bagi Sukamiskin, keberadaan fasilitas tersebut tetap menjadi bagian penting dari rencana pengembangan kapasitas pengolahan sampah.
Jika teknologi plasma dingin kembali beroperasi bersamaan dengan peyeumisasi, kapasitas pengolahan di kelurahan akan semakin besar.
Modal Besar: Lahan Pengolahan
Salah satu keuntungan yang dimiliki Sukamiskin adalah ketersediaan lahan.
Dari sekitar 3.000 meter persegi lahan yang tersedia, baru sekitar 800 meter persegi yang digunakan untuk bangunan. Dengan demikian, masih terdapat ruang yang cukup luas untuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah.
Ketersediaan lahan tersebut menjadi modal penting untuk membangun sistem pengelolaan yang terintegrasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!