Sukamiskin Sulap Sampah Jadi Energi, 70 Persen Timbulan Dituntaskan di Kelurahan
Pengembangan produksi bahkan mulai diarahkan ke tingkat RW. RW 13 telah menyatakan kesiapan menjadi salah satu lokasi produksi briket.
Lahan sekitar 200 meter persegi telah disiapkan. Area tersebut nantinya dibagi untuk penempatan mesin produksi, lokasi penjemuran, hingga tempat penyimpanan.
"RW 13 sudah siap. Lokasinya sekitar 200 meter persegi, sebagian untuk mesin dan sebagian untuk penjemuran serta storage," kata Sofian.
Briket yang diproduksi nantinya akan dikumpulkan sebelum diangkut untuk dimanfaatkan berbagai sektor industri.
Beberapa sektor yang dibidik antara lain pabrik semen, industri genteng di Majalengka, serta industri tekstil yang membutuhkan bahan bakar alternatif.
Jika skema tersebut berjalan, sampah yang sebelumnya menimbulkan persoalan lingkungan dapat berubah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Konsep ekonomi sirkular pun mulai terlihat dalam ekosistem yang dibangun Sukamiskin. Sampah tidak semata-mata dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi diproses agar memiliki manfaat baru.
Sukamiskin Jadi Laboratorium Sampah
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!