Sukamiskin Sulap Sampah Jadi Energi, 70 Persen Timbulan Dituntaskan di Kelurahan
Pengelolaan sampah di Sukamiskin juga tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan internal warga.
Kelurahan tersebut disiapkan menjadi laboratorium pengelolaan sampah yang dapat menjadi tempat pembelajaran bagi komunitas, RT, RW, lembaga swadaya masyarakat, maupun daerah lain yang ingin melakukan studi tiru.
Sebuah ruangan di lantai dua telah disiapkan dengan kapasitas sekitar 20 orang untuk menerima kunjungan sekaligus melakukan pemaparan mengenai sistem pengelolaan sampah.
"Kelurahan ini kita targetkan menjadi laboratorium pengelolaan sampah. Kita sudah menyiapkan tempat di lantai dua dengan kapasitas sekitar 20 orang untuk menerima tamu dan melakukan ekspos," ujar Sofian.
Konsep laboratorium tersebut diharapkan membuat pengalaman Sukamiskin tidak berhenti di lingkungan kelurahan. Sistem yang telah berjalan dapat dipelajari, dievaluasi, kemudian disesuaikan dengan kondisi wilayah lain.
Kolaborasi dengan Kampus dan Pemprov Jabar
Untuk memperkuat teknologi pengolahan, Kelurahan Sukamiskin juga menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah plasma dingin untuk mengolah sampah nonorganik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!