Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers
VISI.NEWS – Komunitas pers yang tergabung dalam Koalisi Keberlanjutan Media (KKM) bersama PR2Media mendesak Dewan Pers untuk segera mengesahkan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia. Desakan tersebut mengemuka dalam diskusi yang digelar pada Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan industri media dan menjaga kualitas jurnalisme di tengah tantangan ekonomi digital yang semakin kompleks.
Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) sekaligus perwakilan KKM, Wahyu Dhyatmika, menegaskan bahwa proses penyusunan regulasi tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama dan melibatkan seluruh konstituen Dewan Pers.
“Proses penyusunan peraturan ini sudah dimulai sejak tahun lalu oleh seluruh konstituen Dewan Pers bersama Komite Hukum dan Komite Digital Dewan Pers, dan sudah disepakati bersama drafnya pada April 2026. Jadi kami berharap, rapat pleno Dewan Pers minggu depan segera mengesahkan peraturan itu,” ujar Wahyu.
Menurutnya, pengesahan regulasi tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum bagi pembentukan lembaga dana jurnalisme yang independen dan berkelanjutan di Indonesia.
Menjawab Krisis Keberlanjutan Media
Dalam diskusi tersebut, Wakil Koordinator Koalisi Media Alternatif, Evi Mariani, menyoroti kondisi media kecil dan media daerah yang menghadapi tantangan besar dalam memperoleh sumber pendapatan, terutama dari iklan.
Ia menyebut perubahan lanskap bisnis media akibat dominasi platform digital global telah membuat banyak media independen kesulitan mempertahankan operasionalnya. Karena itu, dana jurnalisme dinilai menjadi salah satu solusi yang dapat membantu menjaga keberlangsungan kerja jurnalistik yang berkualitas.
“Tentunya, dana jurnalisme ini harus bisa menjaga independensi media atau jurnalis yang menerima dana. Dukungan untuk kemerdekaan liputan ini yang sangat dibutuhkan oleh media, terutama media di daerah yang sering luput dari perhatian pemasang iklan. Dana jurnalisme menjadi harapan besar,” kata Evi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!