Standar Internasional Jadi Kunci Keselamatan Parasut Militer
Dede menegaskan bahwa keselamatan manusia harus menjadi fokus utama dalam seluruh rantai produksi parasut militer. Oleh karena itu, parasut tidak boleh dipandang hanya sebagai produk tekstil, melainkan sebagai bagian dari sistem keselamatan kedirgantaraan yang sangat kritis.
“Pada akhirnya, standar internasional pembuatan parasut militer harus menempatkan keselamatan manusia sebagai persyaratan utama. Parasut tidak boleh dianggap sekadar produk tekstil, melainkan sebuah safety-critical aerospace system,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa desain, material, proses manufaktur, pengujian, inspeksi, penyimpanan, pemeliharaan, hingga pelatihan pengguna harus menjadi satu kesatuan sistem keselamatan yang terintegrasi.
“Pendekatan tersebut akan menghasilkan parasut yang tidak hanya memenuhi spesifikasi teknis, tetapi juga memiliki keandalan, ketertelusuran, dan jaminan keselamatan yang dapat dipertanggungjawabkan secara internasional,” pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!