Standar Internasional Jadi Kunci Keselamatan Parasut Militer

ED
PN
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIB
Bagikan
Standar Internasional Jadi Kunci Keselamatan Parasut Militer

“Setiap material harus diperiksa berdasarkan kekuatan, ketahanan terhadap lingkungan, konsistensi produksi, serta kompatibilitasnya dengan komponen lain. Tidak boleh ada proses yang dilakukan tanpa pengawasan dan dokumentasi yang memadai,” katanya.

Dalam proses produksi, tahapan pemotongan material, penyambungan, penjahitan, hingga perakitan harus dilaksanakan melalui prosedur yang terkendali. Setiap tahap wajib melalui inspeksi kualitas untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan yang dapat memengaruhi keselamatan penerjun saat digunakan.

Lebih lanjut, Dede menekankan pentingnya pendekatan design assurance atau jaminan desain dalam pengembangan parasut militer. Setiap rancangan harus melalui analisis risiko secara menyeluruh, verifikasi teknis, validasi fungsi, serta serangkaian pengujian yang dirancang untuk memastikan sistem bekerja sesuai dengan tujuan perancangannya.

Menurutnya, pengujian parasut tidak hanya sebatas memastikan kanopi dapat mengembang saat diterjunkan. Pengujian juga harus mencakup evaluasi terhadap integritas struktur, kestabilan saat terbang, respons terhadap berbagai kondisi lingkungan, keandalan sistem pengoperasian, hingga analisis terhadap potensi kegagalan dan dampaknya.

“Pengujian harus dilakukan oleh fasilitas yang kompeten dan personel yang memiliki kualifikasi sesuai, dengan metode yang terdokumentasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Selain aspek teknis, penerapan Quality Management System (QMS) juga menjadi elemen yang tidak dapat dipisahkan dari produksi parasut militer. Melalui sistem tersebut, setiap unit produk memiliki identitas yang jelas, lengkap dengan catatan produksi, hasil inspeksi, rekam jejak pengujian, hingga riwayat pemeliharaannya.

Sistem ini memungkinkan produsen melakukan investigasi secara cepat apabila ditemukan ketidaksesuaian produk. Dengan adanya ketertelusuran yang baik, langkah perbaikan, tindakan korektif, hingga penarikan produk dapat dilakukan secara terkendali dan efektif.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.