Standar Internasional Jadi Kunci Keselamatan Parasut Militer

ED
PN
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIB
Bagikan
Standar Internasional Jadi Kunci Keselamatan Parasut Militer

VISI.NEWS – Parasut militer merupakan salah satu perlengkapan keselamatan paling krusial dalam operasi penerjunan. Karena menyangkut keselamatan jiwa penerjun, proses pembuatannya harus memenuhi standar internasional yang ketat, mulai dari pemilihan material, desain, manufaktur, hingga pengujian dan sertifikasi.

Hal tersebut disampaikan Pemerhati Keselamatan Militer Dede Farhan Aulawi usai meninjau proses produksi parasut militer di pabrik PT Langit Biru Parasut yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Kamis (3/9/2026).

Menurut Dede, parasut militer termasuk kategori peralatan dengan tingkat risiko tinggi sehingga tidak dapat diproduksi seperti produk tekstil biasa. Setiap tahapan pembuatannya harus mengikuti prinsip rekayasa keselamatan (safety engineering), pengendalian mutu, ketertelusuran material, serta prosedur pengujian dan sertifikasi yang ketat.

“Parasut militer merupakan perlengkapan keselamatan penerjunan yang memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga pembuatannya harus mengikuti prinsip rekayasa keselamatan, pengendalian mutu, ketertelusuran material, serta pengujian dan sertifikasi yang ketat. Standar internasional diperlukan agar parasut memiliki kinerja yang konsisten dalam berbagai kondisi operasi dan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada penerjun,” ujarnya.

Dede menjelaskan bahwa tidak ada satu standar universal yang secara tunggal mengatur seluruh spesifikasi parasut militer. Namun, pengembangannya dapat mengacu pada berbagai standar dan regulasi internasional yang relevan di bidang kedirgantaraan dan militer.

Di antaranya adalah kerangka NATO Standardization Agreements (STANAG), standar sistem manajemen mutu AS9100, serta berbagai persyaratan kelaikudaraan dan keselamatan yang ditetapkan oleh otoritas berwenang. Selain itu, spesifikasi teknis juga harus disesuaikan dengan karakteristik misi, jenis pesawat, beban yang dibawa penerjun, serta profil operasi penerjunan yang akan dilaksanakan.

Ia menegaskan bahwa aspek paling mendasar dalam pembuatan parasut militer adalah pemilihan material yang tepat dan pengendalian proses manufaktur yang disiplin. Seluruh komponen, mulai dari kain parasut, tali-temali, webbing, benang, konektor hingga perangkat pendukung lainnya, harus memiliki spesifikasi yang jelas, terdokumentasi, dan dapat ditelusuri asal-usulnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.