Skandal Iklan BJB: Selain Ridwan Kamil, KPK akan Periksa Keterlibatan Pihak Lain 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi 11 Aug 2026 Trump Tuntut Iran Bayar Kompensasi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Rumit 11 Aug 2026 BMKG: Cuaca Bandung Selasa (11/8/2026) Cerah, Suhu hingga 31 Derajat 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB: Selain Ridwan Kamil, KPK akan Periksa Keterlibatan Pihak Lain 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi 11 Aug 2026 Trump Tuntut Iran Bayar Kompensasi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Rumit 11 Aug 2026 BMKG: Cuaca Bandung Selasa (11/8/2026) Cerah, Suhu hingga 31 Derajat 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 11 Agustus 2026 11 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 11 Agustus 2026 11 Aug 2026

Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi

ED
PN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:11 WIB
Bagikan
Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi

Selain itu, Divisi Corporate Secretary diduga membuat Memo Permohonan Pengadaan Jasa Agensi kepada Divisi Umum yang berisi rekomendasi tiga calon penyedia.

Namun, rekomendasi tersebut diduga diarahkan kepada salah satu penyedia jasa tertentu.

Tidak berhenti di situ, Divisi Corporate Secretary juga diduga membuat persyaratan evaluasi teknis setelah pemasukan penawaran dilakukan.

Langkah tersebut diduga dimaksudkan untuk memenangkan penyedia tertentu.

Padahal, persyaratan dalam pengadaan jasa agensi seharusnya sudah diinformasikan sebelum proses pemasukan penawaran dilakukan.

KPK juga menyebut Divisi Corporate Secretary memerintahkan Panitia Pengadaan agar tidak melakukan verifikasi terhadap dokumen penyedia.

Tindakan tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa.

Dalam kasus ini KPK membuka peluang kembali memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan pihak-pihak lainnya yang diduga terlibat dalam dugaan kasus korupsi tersebut.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.