Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi
Skema tersebut diduga berkaitan dengan upaya menghindari mekanisme lelang. Paket pekerjaan yang nilainya dipecah menjadi beberapa bagian memungkinkan pengadaan dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung.
KPK menilai proses tersebut tidak berjalan sebagaimana ketentuan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.
KPK Temukan Sejumlah Pelanggaran Pengadaan
Kegiatan pengadaan jasa agensi iklan untuk tahun anggaran 2021 dilaksanakan pada awal Januari oleh Panitia Pengadaan Bank BJB.
Panitia tersebut dipimpin Juniardi yang saat itu menjabat sebagai pimpinan Divisi Umum.
Dalam proses pengadaan, KPK menemukan sejumlah dugaan pelanggaran terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa.
Salah satunya berkaitan dengan penyusunan Harga Perkiraan Sementara (HPS).
KPK menyebut HPS pengadaan jasa agensi iklan tidak disusun berdasarkan nilai pekerjaan, melainkan menggunakan persentase fee agensi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!