REFLEKSI | Maksimalitas Cinta Ibrahim, Minimalitas Cinta Manusia Zaman Kini dalam Berqurban
Perlu berpikir luar biasa cerdas, tak hanya sampai tingkatan puas kita, dengan bisa menyediakan hewan kurban kita pada panitia.
Hal ikhlas lainnya yang menyertai kita berkurban adalah, kematangan pemahaman kita yang baik, di atas rata rata manusia biasanya. Sebab Allah menyenangi manusia tulus yang paling terbaik dalam berkurbannya...
Khususnya dalam:
1. Mencari hewan terbaik, jauhi yang penyakitan.
2. Menyediakan uang lebih sebagai upah potong, uang roko, dan uang makan panitia.
3. Baiknya uji kwalitas iman kita, uji karakter diri kita, uji seluruh niatan kita, walaupun ada jatah 1/3 bagian dari kurban, bukan berarti kita memesan pada panitia misal, meminta jatah paha, atau bagian baik lainnya, dari kurban yang kita berikan...
Ihlaskan saja seluruhnya!! Jangan ambil bagian !! Kalau pun mau, ambil yang sama, seperti apa yang sudah di persiapkan panitia... Dan yang lebih luar biasa, beli saja di swalayan, 1/2 kilo daging yang kita mau, jangan ambil 1/3 daging kurban, walau ada jatah kita di sana.
Kalau pun kita ada jatah 1/3 bukan berarti juga itu buat kita seluruhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!