REFLEKSI | Maksimalitas Cinta Ibrahim, Minimalitas Cinta Manusia Zaman Kini dalam Berqurban

ED
Sabtu, 9 Juli 2022 | 09:19 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Maksimalitas Cinta Ibrahim, Minimalitas Cinta Manusia Zaman Kini dalam Berqurban

Awas jangan sampai hilang tanpa bekas, untuk bagian-bagian favorit itu, semua bagian adalah amanah panitia dalam mengelola kurban, apapun bagian dagingnya, jangan sampai tidak tercatat. Atau ada sebagian, bagian yang dihilangkan (diambil seseorang untuk mendapat keuntungan pribadi).

2. Hal berikutnya, tukang jagal potong, usahakan bagian dari panitia itu sendiri, belajarlah motong dengan benar !! Bagaimana caranya ? Berpikirlah !! (Bisa lihat dulu dari YouTube, bertanya tanya pada tetangga, teman, atau kerabat yang bisa memotong)

Dan berani mencoba belajar memotong !! Insyaallah akan ada kebaikan, dan akan menjadi pengalaman seru jika mau mencoba.

Kapan saatnya? Yaa...pada saat perayaan hari raya Iedul Adha itulah masa praktek langsungnya.

Awas, memotong binatang kurban, jangan oleh orang di luar panitia, sehingga tak sampai ke luar, adanya jatah kepala, atau kulit kepada orang lain.

Persiapkan pisau potongnya, yang sangat tajam, dan kuat.

Kelola semuanya secara profesional dulu. Jika kesulitan, baru minta bantuan pihak dari luar panitia. Bayar dengan ongkos potong yang uangnya sudah di persiapkan pemilik kurban, bukan dana kas masjid.

3. Lengkapi sarana kurbannya selengkap mungkin. Dari papan pengumuman, yang menuliskan nama nama para pengurban 3/4 hari sebelum hari H nya, nama para pengurban sudah tertulis siapa-siapanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.