KTT BRICS 2026 Hasilkan Lima Poin Penting, Ini Rinciannya
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di New Delhi, India, pada (12-13/9/2026)./visi.news/reuters.
Menurutnya, negara-negara BRICS harus berada "di sisi sejarah yang benar" dan menjadi garda depan dalam menjaga perdamaian serta stabilitas.
India Berusaha Menjaga Keseimbangan
Selain memperbaiki hubungannya dengan Cina, India juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempertahankan hubungan strategis dengan Rusia dan Iran.
Modi bertemu secara terpisah dengan Putin dan Pezeshkian di New Delhi sebelum KTT. Pada saat yang sama, India terus memperkuat hubungan ekonomi, pertahanan, dan teknologi dengan AS dan negara-negara Eropa.
New Delhi mempertahankan hubungan dekat dengan Moskow dan Teheran meski perang di Ukraina dan ketegangan antara Iran dan AS terus berlangsung. India tetap menyerukan dialog dan diplomasi sebagai jalan untuk menyelesaikan konflik.
BRICS kini mencakup sekitar setengah populasi dunia dan sekitar 40 persen perekonomian global jika diukur berdasarkan paritas daya beli.
Dengan bobot tersebut, para pemimpin BRICS menilai mereka memiliki alasan kuat untuk mengkritik dominasi politik Barat dan sistem keuangan global yang didominasi dolar AS.
Mereka berpendapat bahwa lembaga-lembaga global seperti PBB, Dana Moneter Internasional, dan Bank Dunia tidak lagi mencerminkan meningkatnya kekuatan negara-negara berkembang dan Global South.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!