KTT BRICS 2026 Hasilkan Lima Poin Penting, Ini Rinciannya

Desi Rossilawati
Senin, 14 September 2026 | 15:04 WIB
Bagikan
KTT BRICS 2026 Hasilkan Lima Poin Penting, Ini Rinciannya

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di New Delhi, India, pada (12-13/9/2026)./visi.news/reuters.

Ketidakpercayaan antara India dan Cina masih kuat, terutama terkait sengketa perbatasan dan perebutan pengaruh di Asia. Defisit perdagangan India yang besar terhadap Cina juga menjadi persoalan.

Xi mengatakan Cina memandang hubungan dengan India dari perspektif strategis dan jangka panjang. Modi menegaskan bahwa perdamaian di sepanjang perbatasan yang disengketakan merupakan syarat penting bagi hubungan bilateral yang lebih luas.

4. "Faktor Trump" Membayangi KTT BRICS

Donald Trump menjadi salah satu faktor yang membayangi KTT BRICS, meski Presiden AS maupun negaranya tidak disebut secara langsung dalam deklarasi.

Para pemimpin BRICS mengecam sanksi sepihak dan menyatakan keprihatinan atas penerapan tarif serta langkah-langkah non-tarif yang dianggap mengganggu perdagangan.

Dalam konteks tersebut, terlihat adanya kesamaan kepentingan di antara anggota BRICS dalam menentang tatanan global yang selama ini didominasi Barat dan kebijakan perdagangan Trump.

5. Jumlah Anggota BRICS Semakin Besar

Cina berperan penting dalam perluasan BRICS dari lima menjadi 11 anggota. Xi kini ingin mempererat kerja sama di antara anggota yang semakin banyak, termasuk dalam teknologi masa depan, industri, dan rantai pasok yang tangguh.

Tujuannya adalah membangun BRICS yang lebih terintegrasi sebagai jaringan negara-negara Global South, baik dalam bidang teknologi maupun geopolitik.

India kini akan menyerahkan kepemimpinan BRICS kepada Cina dan akan mengawasi perkembangan tersebut dengan cermat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.