KTT BRICS 2026 Hasilkan Lima Poin Penting, Ini Rinciannya
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di New Delhi, India, pada (12-13/9/2026)./visi.news/reuters.
VISI.NEWS - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di New Delhi, India, pada (12-13/9/2026) menghasilkan sejumlah poin penting terkait geopolitik global, konflik, hingga arah kerja sama negara-negara Global South.
Salah satu sorotan utama adalah Deklarasi New Delhi yang menyerukan pengendalian diri di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Berikut lima poin penting dari KTT BRICS 2026:
1. Deklarasi New Delhi Soroti Konflik Timur Tengah
Deklarasi New Delhi setebal 45 halaman memuat satu paragraf khusus mengenai perang di Iran. Para pemimpin BRICS menyatakan "keprihatinan mendalam" atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan menyerukan "pengendalian diri secara maksimal".
Dalam deklarasi tersebut tidak ada negara yang disebut atau disalahkan secara langsung.
Rumusan tersebut mencerminkan kompromi diplomatik di antara anggota BRICS yang memiliki kepentingan berbeda. Konflik tersebut secara langsung melibatkan tiga anggota BRICS, yakni Iran, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi, yang berada di posisi berlawanan dalam konflik.
Para pemimpin BRICS juga menyoroti serangan yang disengaja terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas nuklir damai yang berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Mereka menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan nuklir harus tetap dilindungi dalam konflik bersenjata.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!