Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

ED
PN
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Bagikan
Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Agenda tersebut menjadi relevan karena negara-negara ASEAN menghadapi tantangan yang relatif sama, yakni bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

Transformasi teknologi membuat persoalan tersebut semakin kompleks.

Otomatisasi, digitalisasi, kecerdasan buatan, dan model kerja baru dapat menciptakan peluang baru, tetapi pada saat yang sama berpotensi mengubah jenis pekerjaan dan keterampilan yang dibutuhkan.

Karena itu, kebijakan ketenagakerjaan ke depan harus mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan dunia usaha untuk meningkatkan daya saing dan kebutuhan pekerja untuk mendapatkan pekerjaan yang layak serta perlindungan yang memadai.

Dalam konteks ASEAN, tantangan tersebut juga memiliki dimensi regional. Integrasi ekonomi membuat pasar tenaga kerja antarnegara semakin terhubung. Pekerja tidak hanya bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menghadapi tuntutan kompetensi yang semakin bersifat regional.

Indonesia melihat peningkatan kompetensi, perlindungan sosial, inklusivitas, dan dialog sosial sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan daya saing.

"Melalui langkah-langkah ini, Indonesia menegaskan bahwa daya saing kawasan harus senantiasa berjalan selaras dengan resiliensi, inklusivitas, perlindungan sosial, dan pemenuhan hak-hak dasar pekerja," kata Indah.

Pesan tersebut menjadi salah satu garis besar posisi Indonesia dalam pembahasan ketenagakerjaan ASEAN. Peningkatan produktivitas dan daya saing tidak boleh hanya diukur dari kemampuan industri menghasilkan lebih banyak produk atau jasa.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.