Gowes demi "Rarawuan"
Goreng "rarawuan" di Warcep, Dago. /visi.news/untung sumarsono
Lebih dari Sekadar Gowes
Pukul 09.00 WIB, waktu menunjukkan saatnya pulang.
Setelah berbincang santai, menikmati udara segar pegunungan, dan menghabiskan rarawuan hingga tak bersisa, kami kembali mengayuh sepeda menuju Kota Bandung.
Perjalanan pagi itu menyisakan satu pelajaran sederhana.
Kadang-kadang, kebahagiaan tidak datang dari hal-hal besar. Ia bisa hadir dari kayuhan sepeda bersama sahabat, udara hutan yang segar, segelas lemon rempah gula aren, dan sepiring gorengan rarawuan yang mulai langka.
Karena pada akhirnya, bukan hanya tujuan yang membuat perjalanan menjadi berharga, melainkan juga rasa yang ditemukan di sepanjang jalan.
Apakah Anda pernah mencicipi gorengan rarawuan di Warcep Tahura?. ***
@untung sumarsono
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!