Gowes demi "Rarawuan"
Goreng "rarawuan" di Warcep, Dago. /visi.news/untung sumarsono
Empat belas.
Ternyata hanya itu yang tersisa.
Masih hangat. Baru diangkat dari penggorengan.
Tak perlu menunggu teman datang. Gorengan pertama langsung disantap.
Renyah di luar, gurih di dalam.
Perpaduan rasa kelapa parut, santan, kacang gajih, dan bumbu sederhana menghasilkan cita rasa yang khas. Rasa yang sulit ditemukan pada gorengan modern masa kini.
Beberapa menit kemudian tiga rekan gowes datang menyusul.
Kami pun memesan minuman andalan Warcep, yakni lemon rempah gula aren yang segar dan hangat sekaligus.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!