Gowes demi "Rarawuan"
ED
Editor
M Purnama Alam
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:25 WIB
Goreng "rarawuan" di Warcep, Dago. /visi.news/untung sumarsono
Pukul 07.15 WIB, saya tiba di Warcep. Ternyata saya menjadi orang pertama yang sampai.
Saya segera memarkir sepeda dan mencari meja kosong. Saat itulah aroma khas gorengan menyeruak dari meja etalase.
Berbagai jenis gorengan tersaji. Namun perhatian saya langsung tertuju pada satu wadah berisi tumpukan gorengan yang sudah sangat jarang ditemukan: rarawuan.
Tanpa berpikir panjang, saya mengambil nampan dan mulai mengisinya.
Satu.
Dua.
Lima.
Sepuluh.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!